contact
Test Drive Blog
twitter
rss feed
blog entries
log in

Selasa, 07 April 2015

Kali ini saya akan membahas materi - materi praktikum Basis Data pada pertemuan sebelumnya



1) ERD(ENTITY RELATIONSHIP DIAGRAM)
ERD merupakan suatu model untuk menjelaskan hubungan antar data dalam basis data berdasarkan objek-objek dasar data yang mempunyai hubungan antar relasi.
Adapun komponen ER-Diagram adalah sebagai berikut:
1. Entitas
Entitas didefinisikan sebagai individu yang mewakili sesuatu yang nyata dan dapat dibedakan dari sesuatu yang lain.
2. Atribut
Atribut merupakan karakteristik dari entity atau relationship yang menyediakan penjelasan detail tentang entity atau relationship tersebut.
3. Relasi
Relasi didefinisikan sebagai hubungan diantara sejumlah entitas yang berasal dari himpunan entitas yang berbeda.
4. Kardinalitas
Kardinalitas relasi menunjukkan jumlah maksimum entitas yang dapat berelasi dengan entitas pada himpunan entitas lain. Kardinalitas yang terjadi sebagai berikut :
a.One to one
b.One to many
c.Many to many



2) DDL (Data Definition Language)
DDL atau Data Definition Language adalah kumpulan perintah SQL yang dapat digunakan untuk membuat dan mengubah struktur dan definisi tipe data dari objek-objek database seperti tabel, index, trigger, view, dan lain-lain. Secara umum, DDL yang digunakan meliputi perintah sebagai berikut:
• CREATE; digunakan untuk membuat objek yang baru;
• ALTER; digunakan untuk mengubah objek yang sudah ada;
• DROP; digunakan untuk menghapus objek yang sudah ada.
Menggunakan perintah – perintah dalam DDL :
1. Membuat database
Create database nama_database
contoh :

2. Membuat table
Create Table nama_tabel(
field1 tipe_data(lenght),
field2 tipe_data(lenght),
...
fieldn tipe_data(lenght),
primary key (field_key)
);
Contoh :
3.Alter
ALTER TABLE merupakan perintah dasar mengubah tabel.
alter table nama_tabel pilihan_perubahan;
pilihan perubahan dalam alter :
• ADD definisi_field_baru
Option ini digunakan untuk menambahkan field baru dengan “definisi_field_baru” (nama_field, tipe dan option lain).
• MODIFY definis_field
Option untuk mengubah suatu field menjadi definisi_field
• DROP nama_field
Option untuk menghapus field nama_field
• RENAME TO nama_tabel_baru
Option untuk mengganti nama table
Contoh :
4.Drop
Untuk menghapus database atau table
Menghapus table :
Drop Table nama_tabel;
Menghapus database :
Drop Database nama_database;
Contoh :



3) DML (Data Manupulation Language)
Data Manupulation Language (DML), adalah perintah SQL yang berhubungan dengan manipulasi atau pengolahan data atau record dalam table
Perintah DML :
1.Insert
untuk menambah record atau data ke dalam tabel (insert data)
Insert Into nama_table VALUES (‘nilai1’,’nilai2’,...);
atau :
Insert Into nama_tabel (field1,field2,...) VALUES (‘niali1’,’nilai2’,...);
atau :
Insert Into nama_tabel SET field1=’niali1’, field2=’nilai2’,...;
contoh :
2.Select
Perintah SELECT digunakan untuk menampilkan sesuatu.
a. Menampilkan seluruh table
SELECT *FROM nama_tabel;
b.Menampilkan dengan Where
SELECT * FROM nama_tabel WHERE kondisi;
c.Menentukan field tertentu
SELECT nama_field FROM nama_tabel;
d.Menampilkan data dari beberapa tabel
SELECT tabel1.field, tabel2.field,... FROM tabel1, tabel2,... WHERE kondisi
e.Penggunaan operator AND dan OR
SELECT * FROM nama_tabel WHERE kondisi1 AND kondisi2 OR kondisi3;
f.Penggunaan operator BETWEEN dan NOT BETWEEN
SELECT * FROM nama_tabel WHERE kondisi BETWEEN batas_bawah AND batas_atas;
g.Penggunaan operator LIKE dan NOT LIKE
SELECT * FROM nama_tabel WHERE field LIKE ‘%...’;
SELECT * FROM nama_tabel WHERE field LIKE ‘...%’;
SELECT * FROM nama_tabel WHERE field LIKE ‘%...%’;
contoh :







3.Update
Perintah untuk memperbarui data lama menjadi data terbaru
UPDATE nama_tabel SET field1=nilai_baru, field2=nilai_baru, …..
WHERE kondisi;
Contoh :

4.Delete
Perintah ini digunakan untuk menghapus atau menghilangkan baris data (record) dari table.
DELETE FROM nama_tabel WHERE kondisi;
Contoh :



4) Agregasi dan Grouping
1. Agregasi
Fungsi aggregasi adalah fungsi matematika sederhana dalam SQL. Biasanya fungsi aggregasi ini digunakan pada bagian SELECT untuk melakukan perhitungan dengan melibatkan sekumpulan data atau nilai.
a.AVG()
Untuk menghitung rata – rata
SELECT AVG(nama_field) From nama_tabel
Contoh :
b. COUNT()
Untuk menghitung jumlah data
SELECT COUNT(nama_field) From nama_tabel
Contoh :
c.MAX()
Untuk menghitung nilai tertinggi
SELECT COUNT(nama_field) From nama_tabel
Contoh :
d.MIN()
Untuk menghitung nilai terkecil
SELECT MIN(nama_field) From nama_tabel
Contoh :
e.SUM()
Untuk menghitung nilai total
SELECT SUM(nama_field) From nama_tabel
Contoh :
f.ROUND()
Untuk membulatkan bilangan sesuai dengan jumlah decimal
SELECT ROUND(nama_field,jumlah_decimal) From nama_tabel
Contoh :
g.STDDEV_POP()
Untuk menghasilkan nilai standar deviasi populasi
SELECT STDDEV_POP(nama_field) From nama_tabel
Contoh :
h.VAR_POP()
Untuk menghasilkan nilai standar varian populasi
SELECT VAR_POP(nama_field) From nama_tabel
Contoh :
2.Grouping
a.Order By
Order by adalah perintah yang digunakan untuk menampilkan data secara
terurut berdasarkan nilai tertentu. Dibagi menjadi 2 yaitu terbesar dan terkecil.
SELECT *FROM(nama_tabel) ORDER BY atribut ASC/DESC
Contoh :
b.Group by
Group by adalah perintah untuk mengelompokan beberapa data
SELECT *FROM(nama_tabel) GROUP BY atribut;
Contoh :
c.Having
Digunakan untuk menentukan kondisi tertentu pada group by dan kondisi tersebut berkaitan dengan fungsi agregasi
SELECT atribut FROM nama_tabel GROUP BY atribut HAVING fungsi_agregasi
Contoh :
d.View
Bias disebut sebagai table semu, data pada table ini dapat merupakan gabungan dari table lain. Hanya dapat digunakan untuk membatasi pengaksesan atas sebuah table tertentu
CREATE VIEW NAMA_VIEW AS
Contoh :

0

this blog useful to add insight and information, and can entertain the reader.

Translate Languange

Coldplay - In My Place

Barcelona FC

Barcelona FC

Followers